Family,  Food,  Health

Rangkuman Webinar “Memilih Asupan Sehat untuk Menambah Imunitas di Masa Pandemi Covid 19” oleh dr Rita Ramayulis DCN, M.Kes

Selama pandemi Covid19 ini, salah satu kegiatan yang sering saya ikutin adalah seminar online. Sungguh kesempatan yang sangat berharga ketika organisasi istri karyawan tempat suamiku bekerja mengadakan webina dengan topik yang sangat berhubungan sekali dengan peran ibu yakni menyediakan asupan terbaik untuk keluarga terlebih pada masa pandemi covid 19 ini.

Mama, tahukah bahwa sistem kekebalan tubuh manusia merupakan sistem yang sangat istimewa karena sistem kekebalan ini bermacam macam dan didesain untuk mengenal dan menghancurkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh manusia. Jika boleh saya mengingat materi kuliah jaman dulu, (thanks to Bu Erna yang sudah memberi kuliah ini, 4 sks nya ga sia sia). Sistem pertahanan tubuh kita ini dibagi menjadi sistem pertahanan tubuh mekanik (secara anatomi dan fisiologis), sistem pertahanan tubuh bawaan (innate immune system) dan sistem pertahanan tubuh adaptive (adaptive immune). Semua sistem kekebalan ini dibangun oleh keseimbangan asupan energi baik secara makro nutrien maupun mikro nutrien.

Menurut dr Rita, beberapa jenis zat gini berperan penting dalam pengaturan kinerja sel imun dan meningkatkan fungsi imunitas (innate dan adaptive). Dalam materi yang diberikan, dr Rita memberikan gambaran tentang mikrobiota usus dan imunitas, dimana kedua hal ini sangat berkaitan. Usus kita (sistem pencernaan) dapat berperan sebagai pintu gerbang masuknya patogen (mikroba berbahaya). Meskipun demikian, 80% sel pada saluran cerna bisa menghasilkan antibodi (IgA), 40% jaringan di saluran cerna disusun oleh kelejar getah bening. Betapa sempurna nya Allah menciptakan tubuh ini, masyallah.

Mari kita masuk ke pembahasan seputar gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Secara umum, zat gizi dibedakan menjadi zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak dan air) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral). Semua zat gizi ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun imunitas. Lalu apa saja yang bisa kita perhatikan dalam rangka memilih asupan yang baik untukmeningkatkan imunitas selama pandemi covid 19?

Berikut tips yang diberikan oleh dr Rita Ramayulis

  1. Gunakan beraneka ragam makanan pokok untuk meningkatkan imunitas

    Sebagai masyarakat Indonesia, sudah sangat lumrah bahwa makanan pokok kita sehari-hari adalah nasi. Sudah saatnya, Mamah mempertimbangkan dan memilih variasi makanan pokok lainnya yang lebih baik daripada nasi. Misalnya jagung yang memiliki indeks glikemik lebih rendah dan mengandung pro vitamin A; kentang yang memiliki indeks glikemik lebih rendah & mengandung kalium untuk keseimbangan cairan dan elektrolit; ubi yang memiliki indeks glikemik rendah dan mengandung pro vitamin A.

    Mengacu pada materi yang diberikan oleh dr Rita, saya jadi ingat bahwa “Makanan terbaik bagi tubuh adalah makanan yang diberikan oleh alam di sekitar kita”. Mari bersyukur bahwa kita tinggal di Indonesia dengan ragam nabati yang banyak. Makanan-makanan pengganti nasi ini ternyata banyak sekali di sekitar kita, bisa diolah dengan sangat mudah dan memiliki kandungan gizi yang sangat baik.
  2. Modifikasi Makanan Sumber Protein untuk Meningkatkan Imunitas
    Protein sebagai zat pembangun sangat diperlukan oleh sistem imunitas tubuh kita. Pada literatur yang digunakan oleh dr Rita, selama pandemi, protein yang dibutuhkan adalah 1.2 sd 2g protein/kg BBI. Utamakan protein dengan komposisi lemak rendah atau sedang. Jangan lupa, protein yang kita konsumsi bisa berupa protein nabati dan protein hewani.
  3. Penuhi Kebutuhan Cairan dan Eletrolit untuk Fungsi Normal Sistem Imunitas
    Kuncinya adalah keseimbangan cairan tubuh akan memengaruhi proses pencernaan, penyerapan dan distribusi oksigen dan zat gizi serta eliminasi zat toksik. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan sebanyak 2L per hari.
  4. Cukupkan Vitamin C dari bahan makanan sumber vitamin C. Vitamin C akan melindungi sel-sel imunitas dari radikal bebas. Cukupi asupan vit C dari sayuran dan buah-buahan

  5. Cukupkan vitamin A dari bahan makanan sumber vitamin A dan Beta karoten.
    Vitamin A banyak terdapat pada bahan makanan hewani seperti hati, ikan laut, telur ayam dan susu sedangkan pada sayuran banyak terdapat pada wortel, ubi jalar, bayam merah, bayam dan melon.

  6. Cukupkan Asupan Zinc. Zinc bermanfaat untuk sistesa senyawa esensial yang berperan dalam imun seluler
  7. Cukupkan Asupan Zat Besi danri bahan makanan sumber zat besi.
    Zat besi akan memngaruhi aktivitas enzim antioksidan.
  8. Cukupkan Asupan Vit E
    Vitamin E akan bermanfaat untuk mempertahankan integritas membran sel
  9. Modifikasi teknik pengolahan makanan
    Sebaiknya tidak menggunakan teknis pengolahan goreng dan menggunakan lemak jenuh yang memungkinkan membentuk zat kimia yang berdampak negatif pada kesehatan
  10. Jangan lupa untuk mendapatkan sinar matahasi untuk aktivasi vitamin D
  11. Mengonsumsi Probiotik dan prebiotik untuk mengahalangi masuknya zat antigen melalui usus dan menstimulasi kerja sel darah putih.
  12. Memperhatikan asupan gula agar tidak berlebih sehingga mengganggu imunitas tubuh
  13. Memperhatikan asupan lemak jenuh
  14. Memperhatikan asupan garam agar tidak berlebihan sehingga menurunkan fungsi imunitas tubuh
  15. Bijak dalam mengonsumsi suplemen

    Dalam pemaparan, dr Rita menekankan bahwa penting sekali kita menjaga asupan sehat sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas selama masa pandemi ini. Gunakan bahan makanan yang disediakan oleh alam, ada di sekitar kita (mudah didapatkan) dan minim proses.

    Ayo, Mama! Saat menyusun menu makanan nanti, jangan lupa perhatikan hal-hal di atas ya :).

    Salam Sehat,

    -Cheers-

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *