Family,  hobby,  lifestyle,  Motherhood

Tips survive #DirumahAja buat Mamah

Bekerja di rumah sebagai Perencana Keuangan, mengurus rumah tangga tanpa ART, menemani anak school from home, mengurus balita dan anak yang super aktif, sesekali membuka toko online untuk menyalurkan hobi memasak, mengurus komunitas, dan sedang merintis bisnis di bidang dunia pendidikan. Apa yang menjadi senjata saya untuk bisa menjalankan aktifitas ini? Kita bahas yuk.

Saya yakin sekali banyak para Mamah yang sedang berjuang untuk menjalankan multiperan yang melekat pada dirinya. Dan bukan tidak mudah karena pada kondisi saat ini, pekerjaan yang harus diselesaikan di rumah akan semakin banyak. Masak lebih banyak, membereskan rumah lebih sering, nemenin anak anak bermain lebih banyak, dan pekerjaan kantor yang juga tidak berkurang. Tenang saja, Mah. this shall to pass.

Oke, saya akan mulai berbagi ya.

  1. Mengelola ekspektasi
    Siapa yang menyadari bahwa terkadang sebagai orangtua ekpektasi kita sering sekali tidak realistis. Contohnya bagaimana? sesederhana mengharapkan anak usia 4 tahun bisa duduk tenang selama sekolah online. Mengelola ekspektasi ini berlaku untuk semua kondisi ya, Mah. Kepada pasangan, rekan kerja, anak bahkan kepada diri sndiri. Jadi, mulailah untuk mengenali diri sndiri dan anggota keluarga kita dengan baik, tetapkan kembali tujuan tujuan keluarga kemudian atur ekspektasi nya.
  2. Membagi peran di dalam keluarga
    Ini penting sekali disadari karena mau tidak mau Mamah tidak bisa mengerjakan semuanya secara sendiri. Berbagi peran dengan Papa dan anak-anak akan membantu meringankan pekerjaan Mamah. Jangan lupa untuk memberikan apresiasi kepada mereka.
  3. Menjadi lebih teratur (Stay as Organized)
    Yang sangat membantu saya mengerjakan pekerjaan domestik, komunitas, bisnis adalah Planner. Saat ini saya sedang senang sekali menggunakan platform Asana (bukan endorse yah) untuk memantau kegiatan saya baik itu harian, mingguan atau bulanan. Mamah bisa menggunakan Asana secara free di website https://asana.com/. Mamah bisa menggunakan banyak template yang sesuai dengan kebutuhan Mamah. Oh ya, jangan lupa untuk membagi jadwal ini kepada Papa ya, bagi aja via email hehehe…
Jadwal Kegiatan untuk Januari 2021

Enaknya menggunakan Asana, kita bisa membaut kategori setiap kegiatan, mentrack sudah sejauh mana pekerjaan kita. Planner ini juga bisa digunakan untuk kepelruan lain ya seperti membuat content planinng, blogging content, dll.

4. Membuat Kesepakatan Bersama dengan anggota Keluarga
Percaya atau tidak, selain untuk mendisiplinkan anak, Kesepakatan Bersama adalah kunci bahagia untuk Mamah yang biasanya hectic dengan urusan perintilan di rumah. Kesepakatan Bersama yang kami buat di rumah, antara lain:
– Rafa (anakku yang pertama) hanya boleh maingames setiap hari minggu selama 60 menit
– Mamah punya waktu untuk me time (menulis) selama 30-60 menit setiap hari
Kapan-kapan saya akan menulis tentang Kesepakatan Bersama yang menjadi senjata selama #diRumahAja.

5. Tetap fleksibel meskipun memiliki agenda
Lalu untuk apa punya agenda seperti yang dijelaskan di atas?
Fleksibel dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, maksudnya Mamah memiliki alternatif waktu untuk mengerjakan agenda yang sudah Mamah buat. Sebagai contoh, Mamah punya agenda untuk menulis blog, kita dipagi hari, ternyata mamah harus mengerjakan hal lain, konsekuensinya Mamah bisa menulis di sore atau di malam hari. Kuncinya, Stick to the Goals, ya Mah.

6. Set your Priority
Mulailah hari Mamah dengan MUST DO. Prioritas kegiatan ini menunjukkan bagaimana kemampuan kita memajemen waktu loh.

7. Sempatkan untuk berolahraga
Mau ga mau, selama #DiRumahAja, Mamah dituntut untuk selalu sehat. Sempatkan berolahraga dan menjaga pola makan tetap sehat yang teratur ya Mah.

Saya kira cukup ini saja tips dari saya. Semoga membantu ya, Mah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *